PERAN APLIKASI CORETAX DALAM PENGELOLAAN PERUBAHAN STATUS WAJIB PAJAK PADA PROSES BISNIS REGISTRASI DI KPP PRATAMA MATARAM TIMUR

Main Article Content

Reny Wardiningsih
Mentari Arfiani Ramadhan
Rini Adriani Auliana

Abstract

Changes in taxpayer status constitute an essential component of tax administration, as they directly affect the accuracy of taxpayer data and the quality of tax services. This study aims to analyze the role of the Coretax application in managing taxpayer status changes within the Registration Business Process at the East Mataram Primary Tax Office (KPP Pratama Mataram Timur). Coretax is an information system developed by the Directorate General of Taxes to support the automation and integration of tax administration processes, including taxpayer registration and data updates. This research employs a qualitative descriptive method, with data collected through observation, interviews with tax office personnel, and documentation studies. The results indicate that Coretax plays a strategic role in accelerating taxpayer data modification processes, enhancing information accuracy, and promoting transparency and accountability in service delivery. The system effectively minimizes manual errors and shortens service processing time, thereby improving the efficiency of registration officers’ workflow. Nonetheless, several challenges remain, including system capacity limitations, network disruptions, and the need to strengthen human resource competencies to optimize the use of system features. Overall, the application of Coretax has been shown to make a positive contribution to improving the quality of taxpayer registration processes at the East Mataram Tax Office. This study recommends improving technological infrastructure and providing technical training for personnel to maximize the comprehensive utilization of the Coretax system.

Article Details

How to Cite
Wardiningsih, R., Arfiani Ramadhan, M., & Adriani Auliana, R. (2025). PERAN APLIKASI CORETAX DALAM PENGELOLAAN PERUBAHAN STATUS WAJIB PAJAK PADA PROSES BISNIS REGISTRASI DI KPP PRATAMA MATARAM TIMUR. Jurnal Aplikasi Perpajakan, 6(2), 1-14. https://doi.org/10.29303/jap.v6i2.442
Section
Articles

References

Adeline Hilary. 2022. Apa Perbedaan Wajib Pajak Aktif dan Wajib Pajak Non Efektif? Diakses pada 19 Juni 2025 dari https://artikel.pajakku.com/apa-perbedaan-wajib-pajak-aktif-dan-wajib-pajak-non-efektif/
Enceng dkk. 2022. Panduan Praktik Kerja Perpajakan. Banten: Universitas Terbuka.
Fitriani, R. (2021). Analisis kualitas basis data registrasi perpajakan dalam mendukung efektivitas pengawasan. Jurnal Administrasi dan Kebijakan Fiskal, 9(2), 112–124. https://doi.org/10.54144/jsp.v6i1.103
Hartati, S. (2021). Peran kantor pelayanan pajak dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak melalui pengelolaan data berbasis digital. Jurnal Perpajakan Indonesia, 14(1), 45–58. https://journal.ajbnews.com/index.php/vonis/article/view/240
Iskandar, M., & Putra, Y. (2022). Implementasi sistem Coretax dalam pembaruan data registrasi wajib pajak. Jurnal Sistem Informasi Pemerintahan, 5(3), 201–214.
Kusuma, H., & Darsono, D. (2020). Pengaruh kualitas data Wajib Pajak terhadap efektivitas pengawasan perpajakan. Jurnal Riset Akuntansi dan Perpajakan (JRAP), 7(1), 11–22. https://doi.org/10.35838/jrap.2020.007.01.02
Lestari, D. (2020). Efisiensi administrasi perpajakan melalui penetapan status nonaktif wajib pajak. Jurnal Kebijakan Fiskal, 7(2), 55–68.
Nugroho, A. R., & Firmansyah, A. (2022). Determinan kepatuhan Wajib Pajak orang pribadi setelah modernisasi administrasi perpajakan. Jurnal Akuntansi dan Perpajakan Indonesia, 4(2), 145–158. https://doi.org/10.33005/japi.v4i2.325
Pratama, R., & Rahman, F. (2022). Digitalisasi administrasi perpajakan dan efektivitas layanan berbasis Coretax. Jurnal Teknologi Informasi Perpajakan, 6(1), 77–89.
Prasetyo, T., & Widyaningrum, L. (2021). Tantangan implementasi sistem administrasi perpajakan berbasis teknologi informasi. Jurnal Sistem Informasi dan Kebijakan Publik, 5(2), 67–78. https://doi.org/10.47065/jsikp.v5i2.1093
Rahmawati, S., & Firdaus, B. (2023). Klasifikasi wajib pajak potensi sebagai strategi ekstensifikasi pajak. Jurnal Administrasi dan Reformasi Fiskal, 4(2), 89–102.
Republik Indonesia. 2020. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 184/PMK.03/2020 Tentang Tata Organisasi dan Tata Kerja Instansi Vertikal Direktorat Jenderal Pajak. Jakarta: Kementerian Keuangan.
Republik Indonesia. 2019. Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak Nomor SE-03/PJ/2019 Tentang Petunjuk Teknis Tata Cara Penyampaian, Penerimaan, dan Pengolahan Surat Pemberitahuan. Jakarta: Direktorat Jenderal Pajak.
Republik Indonesia. 2019. Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-01/PJ/2019 Tentang Tata Cara Pemberian Nomor Pokok Wajib Pajak Dalam Rangka Ekstensifikasi. Jakarta: Direktorat Jenderal Pajak
Republik Indonesia. 2021. Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 Tentang Harmonisasi Perpajakan. Jakarta: Kementerian Keuangan.
Republik Indonesia. 2020. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja. Jakarta: Kementerian Keuangan.
Republik Indonesia. 2019. Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-02/PJ.2019 Tentang Tata Cara Penyampaian, Penerimaan, dan Pengolahan Surat Pemberitahuan. Jakarta: Direktorat Jenderal Pajak
Republik Indonesia. 2020. Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak Nomor SE-27/PJ/2020 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-04/PJ/2020 Tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Administrasi Nomor Pokok Wajib Pajak, Sertifikat Elektronik, dan Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak. Jakarta: Direktorat Jenderal Pajak
Republik Indonesia. 2025. Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-07/PJ.2025 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Administrasi Nomor Pokok Wajib Pajak, Pengusaha Kena Pajak, Objek Pajak Bumi Dan Bangunan, Serta Perincian Jenis, Dokumen, Dan Saluran Untuk Pelaksanaan Hak Dan Pemenuhan Kewajiban Perpajakan: Direktorat Jenderal Pajak
Sari, M., & Yuliani, E. (2022). Efektivitas pelayanan administrasi perpajakan digital dalam meningkatkan kepatuhan Wajib Pajak. Jurnal Administrasi Publik, 10(2), 101–113. https://doi.org/10.31506/jap.v10i2.15162
Sukmawati, L., & Yusuf, A. (2023). Kualitas pembaruan status wajib pajak dalam sistem informasi DJP. Jurnal Administrasi Perpajakan, 13(1), 25–39.
Universitas Terbuka, FSDP3306 A, Panduan Praktik Kerja Perpajakan
Wajib Pajak Aktif dan Nonefektif. (2022). Diakses pada 19 Juni 2025 dari https://pajak.go.id/id/wajib-pajak-aktif-dan-wajib-pajak-non-efektif
Zulkarnaen, W., & Rahayu, S. (2023). Pengaruh modernisasi sistem administrasi perpajakan terhadap kualitas pelayanan dan kepatuhan Wajib Pajak. Jurnal Pajak Indonesia (JPI), 7(1), 33–48. https://doi.org/10.31092/jpi.v7i1.1989